Validasi metoda
analisis
adalah suatu tindakan penilaian terhadap parameter tertentu, berdasarkan
percobaan laboratorium, untuk membuktikan bahwa parameter tersebut memenuhi
persyaratan untuk penggunaannya. Beberapa parameter analisis yang harus
dipertimbangkan dalam validasi metode analisis diuraikan dan didefinisikan
sebagaimana cara penentuannya (Harmita, 2004).
Tampilkan postingan dengan label Instrumen dan Analisis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Instrumen dan Analisis. Tampilkan semua postingan
Senin, 07 Mei 2012
Selasa, 01 Mei 2012
HPLC
High Performance Liquid Chromatograpy
(HPLC)
High Performance Liquid Chromatography atau HPLC atau biasa juga disebut dengan Kromatografi Cair
Kinerja Tinggi (KCKT) merupakan teknik pemisahan yang diterima secara luas
untuk analisis dan pemurnian senyawa tertentu dalam suatu sampel pada sejumlah
bidang, antara lain: farmasi, lingkungan, bioteknologi, polimer, dan
industri-industri makanan. Kegunaan umum HPLC antara lain: pemisahan sejumlah
senyawa organik, anorganik, maupun senyawa biologis; analisis ketidakmurnian (impurities); analisis senyawa-senyawa
tidak mudah menguap (non-volatil); penentuan molekul-molekul netral, ionik,
maupun zwitter ion; isolasi dan
pemurnian senyawa; pemisahan senyawa-senyawa dalam jumlah sekelumit (trace elements), dalam jumlah banyak,
dan dalam skala proses industri (Gandjar dan Rohman, 2008). Metode HPLC mempunyai
kemajuan dalam teknologi kolom, sistem pompa tekanan tinggi, dan detektor yang
sensitif. Dengan teknologi ini, kromatografi cair dapat menghasilkan pemisahan
yang cepat dalam banyak hal, dengan keunggulan zat-zat yang tidak menguap atau
tidak tahan panas dapat dikromatografi tanpa penguraian atau tanpa perlu
membuat derivat yang dapat menguap (Depkes RI, 1995).
Langganan:
Postingan (Atom)